Postingan

Tren 2026: Ponsel Konvensional Mulai Surut, HP Lipat Jadi Andalan Baru

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik penting bagi industri ponsel global. Perangkat telepon genggam konvensional perlahan kehilangan daya tariknya, sementara ponsel lipat semakin menguat sebagai pilihan utama konsumen kelas menengah ke atas dan pasar premium. Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Industri elektronik dunia tengah menghadapi krisis pasokan chip memori yang berdampak pada kenaikan biaya produksi berbagai perangkat, mulai dari smartphone, laptop, hingga alat elektronik rumah tangga. Akibatnya, harga jual ponsel berpotensi melonjak hingga sekitar 20 persen, sementara peningkatan fitur tidak sebanding dengan kenaikan harga tersebut. Kondisi ini membuat banyak konsumen memilih menunda pembelian ponsel baru dan menggunakan perangkat mereka lebih lama. Siklus penggantian ponsel yang semakin panjang menjadi tantangan besar bagi produsen, terutama di segmen ponsel standar yang sudah jenuh inovasi. Lembaga riset internasional IDC memproyeksikan bahwa pasar ponsel gl...

Polisi Jadi Jembatan Hidup: Aksi Heroik Antar 21 Pelajar Menyeberangi Sungai Deras di Manggarai Barat

Gambar
Polisi Jadi Tumpuan Harapan, Antar Pelajar Menyeberangi Sungai Deras di Manggarai Barat Derasnya aliran Sungai Wae Songka kembali menjadi ujian berat bagi warga perbatasan Kampung Lesem dan Desa Golo Riwu , Manggarai Barat . Curah hujan yang tinggi membuat sungai meluap dan berubah menjadi arus berbahaya, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus menyeberang demi menuntut ilmu. Di tengah kondisi itu, kepedulian aparat kepolisian hadir secara nyata. Sejumlah personel Polsek Kuwus turun langsung ke sungai, Rabu pagi (28/1/2026), membantu para pelajar menyeberang dengan cara menggendong mereka satu per satu. Air yang mencapai lutut tak menyurutkan langkah para polisi demi memastikan keselamatan anak-anak. Sebanyak 21 siswa—terdiri dari 11 siswa SD dan 10 siswa SMP—asal Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar , harus menempuh jalur sungai selebar belasan meter untuk menuju SDK Wetik dan SMPN 1 Kuwus Barat di wilayah tetangga. Saat hujan turun di...

Dunia Sepak Bola Berduka: Tragedi Labuan Bajo Merenggut Nyawa Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

Gambar
Labuan Bajo , NTT — Dunia sepak bola internasional berduka setelah kabar meninggalnya Fernando Martín Carreras , mantan pesepak bola profesional Spanyol sekaligus pelatih Valencia CF Femenino B , dalam kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar , Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat malam, 26 Desember 2025. Dalam peristiwa tragis tersebut, Fernando meninggal dunia bersama tiga anaknya yang masih berusia belia. Kabar ini mengguncang komunitas sepak bola Eropa dan internasional. Valencia CF serta sejumlah klub besar Eropa menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang dikenal berdedikasi dalam membina pemain muda.

Romo Mudji Sutrisno Berpulang: Indonesia Kehilangan Filsuf, Imam, dan Intelektual Publik Penjaga Nurani Bangsa

Gambar
Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok intelektual dan rohaniwan terkemuka. Romo Prof. Dr. Fransiskus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ , imam Serikat Yesus , filsuf, budayawan, penyair, dan pendidik lintas disiplin, berpulang ke rumah Bapa pada Minggu malam, 28 Desember 2025 , pukul 20.43 WIB di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta . Ia wafat dalam usia 71 tahun , meninggalkan jejak panjang pengabdian pada Gereja, dunia akademik, kebudayaan, dan kehidupan kebangsaan Indonesia. Kabar wafatnya Romo Mudji dengan cepat menyebar dan mengundang duka mendalam dari berbagai kalangan: umat Katolik, para imam dan biarawan, akademisi, seniman, mahasiswa, hingga aktivis sosial dan demokrasi. Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan seorang intelektual publik yang selama puluhan tahun setia merawat dialog antara iman, filsafat, seni, dan realitas sosial Indonesia. Rohaniwan dengan Latar Akademik Mendalam Romo Mudji Sutrisno dikenal sebagai rohaniwan yang memiliki fondasi akademik kuat , khusus...

Kisah Haru di Balik Wisuda: Pengorbanan yang Tak Terlihat dari Mama Martina dan Bapa Damianus

Gambar
Manggarai — 06 Desember 2025. Sebuah kisah human interest kembali mengundang haru di media sosial setelah dibagikan oleh akun Viral_kupang . Cerita ini menyoroti perjalanan seorang mahasiswa asal Manggarai yang resmi diwisuda pada tanggal tersebut, namun menyimpan perjalanan emosional yang jauh lebih besar daripada sekadar prosesi akademik. Di balik senyum sang wisudawan, ada dua sosok yang menjadi pondasi dari seluruh pencapaiannya: Mama Martina dan Bapa Damianus . Bagi masyarakat di wilayah NTT dan sekitarnya, perjuangan orang tua demi pendidikan anak bukanlah hal baru. Namun kisah ini menjadi viral karena menggambarkan ketulusan cinta dan pengorbanan yang sering kali tidak terlihat oleh mata publik. Kedua orang tua sang wisudawan bekerja tanpa mengenal lelah; sang ibu memastikan setiap kebutuhan kuliah tercukupi, sementara sang ayah tetap mencari nafkah meski kondisi fisiknya tidak lagi sekuat dulu. Semuanya dilakukan demi agar sang anak bisa menyelesaikan studi dengan layak. Dal...

Cara Usul Jadi Penerima BLT Kesra Rp 900 Ribu di Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Gambar
Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kembali disalurkan pemerintah untuk periode Desember 2025 . Bantuan ini diberikan sebesar Rp 900 ribu untuk masyarakat rentan miskin yang terdaftar dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Terintegrasi Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos). Masyarakat yang belum terdata bisa mengajukan usulan melalui fitur resmi pemerintah bernama “Daftar Usulan” atau “Usul Sanggah” di aplikasi Cek Bansos . Syarat Utama Penerima BLT Kesra 2025 Untuk dapat diusulkan sebagai penerima, warga harus memenuhi beberapa ketentuan berikut: Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki KTP serta KK yang valid. Termasuk kategori Desil 1–4 (miskin/rentan miskin) berdasarkan data penghasilan dan kondisi sosial ekonomi. Terdaftar dalam DTKS/DTSEN Kemensos atau dalam proses verifikasi administrasi. Tidak berstatus ASN, TNI, Polri , atau penerima bantuan lain yang tidak diperbolehkan mener...

DeepSeek 3.2: Gebrakan Besar AI dari Tiongkok yang Tantang Dominasi GPT-5 dan Gemini 3 Pro

Gambar
Kecerdasan buatan kembali mengguncang panggung teknologi global. Kali ini datang dari Tiongkok melalui peluncuran DeepSeek 3.2 , model AI yang diklaim memiliki efisiensi jauh lebih tinggi dibandingkan dua raksasa dunia AI, yaitu GPT-5 dan Gemini 3 Pro . Kehadiran DeepSeek versi terbaru ini bukan hanya menghadirkan persaingan, tetapi juga membuka babak baru dalam pengembangan AI yang semakin cepat, terbuka, dan kompetitif. DeepSeek 3.2 diluncurkan sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Perusahaan di baliknya menegaskan bahwa model ini bukan sekadar alternatif AI dari Barat, tetapi sebuah lompatan besar dalam optimasi komputasi, efisiensi energi, dan performa reasoning. Klaim tersebut ikut diperkuat oleh berbagai laporan independen yang menyebutkan bahwa DeepSeek 3.2 mampu menyaingi model premium milik OpenAI dan Google dalam sejumlah pengujian matematis, pemrograman, serta penalaran logis tingkat lanjut.

Postingan populer dari blog ini

Pi Network 2025: Harga Terbaru, Kontroversi, dan Masa Depan Open Mainnet

Kisah Haru di Balik Wisuda: Pengorbanan yang Tak Terlihat dari Mama Martina dan Bapa Damianus

BSU Oktober 2025 Cair? Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat HP di Situs Resmi

Polisi Jadi Jembatan Hidup: Aksi Heroik Antar 21 Pelajar Menyeberangi Sungai Deras di Manggarai Barat

Harga Smartphone Flagship September 2025 di Indonesia: iPhone 17, Samsung S26, dan Google Pixel 10 Turun Harga?

Bocoran iPhone 17e & iPhone 17 Series: Harga, Spesifikasi, dan Tips Membeli

SEKOLAH DAN MASYARAKAT: RELEVANSI BESAR PEMIKIRAN JOHN DEWEY DALAM MENGGUGAT TRADISI PENDIDIKAN MODERN

Panduan Memilih iPhone Terbaik 2025: iPhone 15, 14, 13, dan SE, Mana yang Paling Cocok?

Tren 2026: Ponsel Konvensional Mulai Surut, HP Lipat Jadi Andalan Baru

Cara Usul Jadi Penerima BLT Kesra Rp 900 Ribu di Aplikasi Cek Bansos Kemensos