Tren 2026: Ponsel Konvensional Mulai Surut, HP Lipat Jadi Andalan Baru

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik penting bagi industri ponsel global. Perangkat telepon genggam konvensional perlahan kehilangan daya tariknya, sementara ponsel lipat semakin menguat sebagai pilihan utama konsumen kelas menengah ke atas dan pasar premium. Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Industri elektronik dunia tengah menghadapi krisis pasokan chip memori yang berdampak pada kenaikan biaya produksi berbagai perangkat, mulai dari smartphone, laptop, hingga alat elektronik rumah tangga. Akibatnya, harga jual ponsel berpotensi melonjak hingga sekitar 20 persen, sementara peningkatan fitur tidak sebanding dengan kenaikan harga tersebut. Kondisi ini membuat banyak konsumen memilih menunda pembelian ponsel baru dan menggunakan perangkat mereka lebih lama. Siklus penggantian ponsel yang semakin panjang menjadi tantangan besar bagi produsen, terutama di segmen ponsel standar yang sudah jenuh inovasi. Lembaga riset internasional IDC memproyeksikan bahwa pasar ponsel gl...

iPhone 17 Melejit di China: Penjualan Apple Naik Tajam, Xiaomi Tempel Ketat


Penjualan seri iPhone 17 mencatat momentum besar di pasar China dan berhasil mengangkat kembali kinerja Apple setelah beberapa kuartal mengalami penurunan penjualan. Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang Oktober 2025, satu dari empat ponsel yang terjual di China adalah iPhone, mencerminkan kebangkitan signifikan bagi perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut.


Pertumbuhan ini tercatat naik 37% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Lonjakan minat konsumen terhadap generasi terbaru iPhone diyakini menjadi faktor utama peningkatan penjualan. Kondisi ini juga menandai pencapaian terbaik Apple sejak 2022, ketika persaingan di segmen premium belum seketat sekarang.

Momentum Baru Setelah Tren Penurunan


Dalam beberapa tahun terakhir, Apple menghadapi tekanan berat dari produsen ponsel lokal seperti Xiaomi, Oppo, dan Huawei. Namun, peluncuran seri iPhone 17 mampu mengembalikan daya saing Apple, khususnya di kelas flagship. Antusiasme konsumen diperkirakan berasal dari peningkatan fitur video sinematik, peningkatan performa baterai, dan desain kamera yang diperbarui.


Menurut analisis pasar, model iPhone 17 reguler menjadi kontributor terbesar dalam penjualan, mengungguli varian Pro dan Ultra. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen China semakin memilih model premium dengan harga terjangkau ketimbang varian tertinggi.

Baca juga: 

Presiden Prabowo Resmikan Papan Interaktif Digital: Langkah Besar Percepatan Digitalisasi Pendidikan Nasional 2025

Dampak pada Rata-rata Harga Jual iPhone

Peningkatan penjualan seri baru juga mendorong naiknya average selling price (ASP) Apple. Dengan distribusi penjualan yang didominasi seri terbaru lebih dari 80% portofolio Apple, perusahaan diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan kuartalan secara signifikan.

Pasar Smartphone China Tumbuh 8%

Tidak hanya Apple, pasar ponsel China secara keseluruhan mengalami pertumbuhan 8% YoY pada Oktober 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi antara produk premium Apple dan lini ponsel terbaru manufaktur domestik.


Xiaomi naik ke posisi nomor dua untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, dipicu peluncuran seri Xiaomi 17.


Oppo mencatat pertumbuhan 19%, didorong permintaan pada seri Find X9 dan Reno 14.


Kenaikan kinerja merek-merek tersebut menunjukkan bahwa pasar China kembali dinamis setelah periode penurunan akibat kondisi ekonomi dan siklus pembaruan perangkat yang melambat.

Ancaman Kompetisi dari Huawei


Meski meningkat pesat, penjualan Apple berpotensi menghadapi tekanan dalam beberapa bulan mendatang. Huawei dijadwalkan merilis seri Mate 80 pada 25 November 2025, yang diperkirakan menjadi penantang utama iPhone di segmen premium. Konsumen China memiliki loyalitas kuat terhadap produk dalam negeri, sehingga peluncuran tersebut bisa mengalihkan minat pembeli baru.


Namun untuk saat ini, momentum masih berada di pihak Apple. Analis memperkirakan bahwa tren penjualan positif dapat bertahan, setidaknya sampai siklus peluncuran flagship berikutnya dari kompetitor.


Kesimpulan


Kebangkitan penjualan iPhone di China menunjukkan bahwa Apple masih memiliki daya tarik kuat di pasar terbesar dunia. Kombinasi desain terbaru, fitur unggulan, serta strategi distribusi yang kuat menjadikan seri iPhone 17 sebagai motor pertumbuhan Apple pada 2025.


Dengan kompetisi yang semakin sengit dan peta pasar yang berubah cepat, industri smartphone diperkirakan akan memasuki persaingan lebih agresif dalam waktu dekat, terutama dengan hadirnya lini flagship baru dari Huawei, Xiaomi, dan Oppo.


Apple tampaknya berada dalam posisi kuat, tetapi tantangan besar sudah menunggu di depan.


Postingan populer dari blog ini

Pi Network 2025: Harga Terbaru, Kontroversi, dan Masa Depan Open Mainnet

Kisah Haru di Balik Wisuda: Pengorbanan yang Tak Terlihat dari Mama Martina dan Bapa Damianus

BSU Oktober 2025 Cair? Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat HP di Situs Resmi

Polisi Jadi Jembatan Hidup: Aksi Heroik Antar 21 Pelajar Menyeberangi Sungai Deras di Manggarai Barat

Harga Smartphone Flagship September 2025 di Indonesia: iPhone 17, Samsung S26, dan Google Pixel 10 Turun Harga?

Bocoran iPhone 17e & iPhone 17 Series: Harga, Spesifikasi, dan Tips Membeli

SEKOLAH DAN MASYARAKAT: RELEVANSI BESAR PEMIKIRAN JOHN DEWEY DALAM MENGGUGAT TRADISI PENDIDIKAN MODERN

Panduan Memilih iPhone Terbaik 2025: iPhone 15, 14, 13, dan SE, Mana yang Paling Cocok?

Tren 2026: Ponsel Konvensional Mulai Surut, HP Lipat Jadi Andalan Baru

Cara Usul Jadi Penerima BLT Kesra Rp 900 Ribu di Aplikasi Cek Bansos Kemensos